Sebanyak 136 Guru SD Berprestasi Tahun 2016 Studi Banding Ke Australia

Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi 2016 merupakan bentuk perhatian Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terhadap pemberdayaan guru dan tenaga kependidikan berprestasi.

Sejalan dengan amanat Pasal 36 Undang­Undang No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yaitu Guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan. Penyelenggaraan Pemilihan Guru Sekolah Dasar Berprestasi dilaksanakan secara bertingkat, mulai dari tingkat satuan pendidikan, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, sampai pada tingkat nasional.

Sebanyak 136 guru SD berprestasi dari berbagai daerah mendapatkan kesempatan mengikuti studi banding ke Australia. Mereka akan mempelajari sistem pendidikan di Negeri Kanguru tersebut untuk kemudian ditularkan ke sesama guru.

‎Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Poppy Dewi Puspitasari mengungkapkan, 136 guru SD yang dikirim ke Australia untuk studi singkat di Universitas Melbourne dan sekolah ini dipilih melalui proses panjang.

"Seleksinya cukup ketat, saat ini ada 3000-an guru keren. Namun, tahun ini yang kami berangkatkan136 guru dulu. Studi singkat ini dibiayai oleh pemerintah Australia," kata Poppy saat melepas 136 guru SD berprestasi‎ studi singkat, Kamis (27/10).


‎136 guru in‎i nantinya tidak tinggal di penginapan atau hotel. Mereka akan tinggal bersama keluarga setempat.

"Guru-guru ini akan mengalami langsung praktik edukasi terbaik Australia. Kami berharap, mereka bisa memberikan inpirasi dan gagasan baru dengan sesama guru serta kepsek mereka sekembalinya ke Indonesia," beber Poppy.

Hubungan antara Australia dan Indonesia telah lama terjalin di beberapa bidang pendidikan. Australia merupakan‎ destinasi pilihan masyarakat Indonesia yang belajar di luar negeri. Seperempat dari orang Indonesia yang belajar di luar negeri memilih belajar di Australia. 19.300 orang Indonesia terdaftar di lembaga pendidikan Australia pada 2015.

Sejak 2014, hampir 2000 generasi muda Australia tinggal, bekerja, dan belajar di Indonesia sebagai bagian dari prog‎ram pemerintah Australia. (esy/jpnn)

Label:
Reaksi:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget